Pertama di Seribu

Pulau TIkus

Jam 10.30 angkot yang kami sewa sampai di perkampungan nelayan di Tanjung Pasir, Tangerang. Kami ber-9 (saya, umi, phie, mamet, tety, yudhi, bolang, hamok, marley) akan meneruskan perjalanan menuju gugusan pulau-pulau kecil di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Kapal yang kami sewapun sudah siap menunggu kami yang datang terlambat siang itu. Kamipun langsung menurunkan barang bawaan kami yang sangat banyak, mulai dari tenda, sleeping bag, alat masak, dan bahan-bahan makanan.

Perjalanan dari Tanjung Pasir ke Pulau Pari memakan waktu sekitar 1,5 jam. Dari awal perjalanan kami sudah disuguhi oleh banyaknya ubur-ubur disekitar Tanjung Pasir.

Akhirnya kamipun sampai di dermaga Pulau Pari. Kami hanya sebentar disini untuk bertanya spot snorkeling dan diving pada penduduk setempat dan untuk mencari masjid buat shalat dzuhur.

Dengan ditemani oleh penduduk lokal kamipun mulai mencari-cari dimana spot snorkeling yang bagus. Gugusan pulau di Pulau Pari sangat indah. Pulau dengan pantai berpasir putih dan air yang jernih bening dengan warna hijau tosca sangat menyejukkan mata walau kadang kami masih menemukan sampah plastik tersebar di jernihnya air.

Spot pertama yang kita datangi adalah disekitar dermaga Pulau Pari dekat dengan budidaya rumput laut warga. Agak mengecewakan sih soalnya biasa saja dan kami langsung menuju ke Pulau Tikus saja.

Pulau Tikus, pulau kecil tanpa penghuni ini bisa kami susuri hanya dengan 10-20 menit saja. Pasir putih dan air jernih menjadi pilihan kami untuk membuka tenda disini walaupun tidak ada fasilitas air tawar.

Spot snorkeling di pulau ini lumayan bagus kami berpuas-puas diri bermain ditengah laut sambil menikmati keindahan bawah lautnya.



Arus bawah disini lumayan kuat apalagi buat saya yang tidak begitu bisa berenang, jadi kalau ditengah laut saya menggunakan pelampung buat jaga-jaga.

Puas bersnorkeling ria kami semua mendirikan tenda sambil menikmati sunset di pulau ini. Foto-foto sunset sudah pasti dan yang paling pasti adalah foto-foto narsis sambil bermain air.





Malampun menjelang dan makan malam kami sudah matang semua dimasak oleh umi, yudi dll. Lepas makan kamipun berjalan menyusuri pantai dengan ditemani bintang yang sangat banyak diatas sana.

Setiap kaki ini melangkah, plankton yang banyak bertebaran dipinggir pantai mengeluarkan sinar yang sangat indah jadinya kami malah bermain bersama plankton.

Malampun semakin kelam dan kami memilih untuk tidur dipinggir pantai saja sambil menikmati bintang daripada tidur di dalam tenda. Tapi semakin malam angin semakin kencang bertiup dan saya memilih pindah di dalam tenda bersama phie, mamet dan yudi sedangkan yang lain tetap berada di luar dengan sleeping bag masing-masing.

Pagi harinya adalah giliran saya yang memasak sarapan buat teman-teman dan saya memilih memasak mie goreng dan nasi goreng ikan asin buat mereka. Umi memasak ikan tongkol goreng tepung sedangkan tety memasak tumis jamur dan yudhi memasak cream soup jagung dan puding. Perbekalan makanan kami memang banyak karena kami dikenal dengan nama "GRAGAS".

Lepas sarapan dan bermain air sebentar kamipun merapikan tenda dan menuju ke gugusan Pulau Pari yang lain ditemani oleh penduduk lokal kamipun mencari beberapa spot yang menarik lainnya. Singgah sebentar untuk membeli perbekalan di Pulau pari.

Pulau Burung, Pulau ini memiliki dermaga dengan gapura berupa pura-pura di Bali. Pulau ini sudah mengalami abrasi yang lumayan disekitar dermaganya dan sepertinya dahulu ini adalah resort atau mungkin sampai sekarang masih dijadikan resort soalnya masih berdiri beberapa rumah yang cantik disini.




Di dalam pulau ini ditumbuhi pohon pinus yang berjajar rapi dan diujung pulau ini ditumbuhi hutan mangrove yang lumayan lebat sekali.

Disini kami hanya sebentar sekedar ingin mengetahui ada apa di pulau ini. Sekedar foto-foto narsis pastinya. Setelah puas dari sini kami melanjutkan ke beberapa pulau lainnya.

Pulau Kongsi, pulau ini adalah pulau nelayan dan kami tidak minak untuk mengexplore pulau tersebut karena kotor dan sangat biasa saja. Disini kami istirahat di kapal sambil makan siang.

Pulau Tengah, pulau ini hanya berisi dengan hutan mangrove dan kata tukang perahu disana banyak sekali nyamuk baik siang hari apalagi malam hari. Jadi pulau tak berpenghuni tidak layak untuk dikunjungi.

Perairan dari jalur Pulau Burung menuju Pulau Kongsi dan Pulau Tengah sangat indah sekali. Perairan dangkal dengan warna air hijau tosca. Wah cantik sekali. Dari dua pulau ini kami melanjutkan perjalanan ke pulau berikutnya.

Pulau Kudus, pulau ini adalah resort tapi karena tidak memiliki izin jadinya pulau ini hanya dijadikan pulau pribadi oleh sang pemilik pulau. Pulau kecil ini sangat cantik sekali. Dengan dermaga yang panjang dan perairan dangkal menambah cantik pulau ini. Jika ingin kemping dan mendirikan tenda diperbolehkan hanya disekitar dermaga saja tapi kita diperbolehkan untuk memakai kamar mandi untuk mendapatkan sumber air bersihnya.





Disekitar dermaga pulau ini sebenarnya ada spot untuk snorkeling tapi karena kita lagi-lagi sudah terlalu sore arus di pulau ini lumayan deras jagi kami mengurungkan niat untuk mengexplore keindahan bawah laut disini dan memutuskan untuk snorkeling di Pulau Pari.



Dibagian ekor dari Pulau Pari ternyata ada spot yang sangat bagus sekali. Terumbu karangnya dengan aneka ikan yang banyak menjadikan kami lupa diri untuk foto-foto under water disini.

Spotnya ternyata memang bagus dan tidak salah kami memilih tempat ini untuk menghabiskan hari terakhir di gugusan Pulau Pari.





Waktu terus beranjak sore dan kamipun bergegas meninggalkan kenangan-kenangan indah di Gugusan Pulau Pari karena kalau terlalu sore ombaknya lumayan dahsyat dan benar saja perjalanan pulang kami lebih lama dari keberangkan kemarin. Ombak tinggi mengguncang perahu dan membuat kami terombang-ambing.

Tepat adzan maghrib kami tiba di Tanjung Pasir. Perjalanan kali ini memberi arti tersendiri bagi saya. Ini adalah perjalanan pertama saya di Kepulauan Seribu dan sepertinya saya akan terus mengexplore pantai utara Jakarta ini.

Enjoy your day!!



*)foto: mas yudi dan mas bolang

Location:

Pulau Tikus, Pulau pari, Pulau Burung, Pulau Tengah, Pulau Kudus
Kepulauan Seribu
Indonesia


0
tukangjalan's picture

Comments

HABENMUTER:

HABENMUTER's picture

knapa ya namanya Pulau Tikus? apa banyak disana banyak tikus?


ochie:

ochie's picture

wwwiiihhhh.... gaya bebasss broooo!!! asik benerrrrrrrrrrr!!!



tukangj...:

tukangjalan's picture

HABENMUTER wrote:

knapa ya namanya Pulau Tikus? apa banyak disana banyak tikus?

wah gw ga tau deh...mungkin bentuk pulaunya kaya tikus...seperti pulau pari dia kan bentuknya seperti ikan pari

pas kemping disana ga ada satu binatangpun disana...pulaunya kecil enak banget


tukangj...:

tukangjalan's picture

ochie wrote:

wwwiiihhhh.... gaya bebasss broooo!!! asik benerrrrrrrrrrr!!!


mantabs bos pokoknya :)


footprints:

wiss.!

pulau seribu punya kek gini?!


tukangj...:

tukangjalan's picture

footprints wrote:

wiss.!

pulau seribu punya kek gini?!

yup bener sekali....banyak gugusan pulau seribu yang masih bagus


Redshoes:

Redshoes's picture

ga ada binatang aman dong ya buat kemping...

recommended place kayanya ^^


tukangj...:

tukangjalan's picture

Redshoes wrote:

ga ada binatang aman dong ya buat kemping...

recommended place kayanya ^^

yup pulaunya kecil enak banget....tapi sayangnya ga ada sumber air tawarnya...jadi klo mo nginep bawa air galon yg banyak buat mandi hehehe

 

klo ga yah nyebrang ke Pulau Pari aja


Debby:

Debby's picture

biayanya berapa neh????



tukangj...:

tukangjalan's picture

Debby wrote:

biayanya berapa neh????


 

kemaren sharing cost sekitar 250.000 aja sih perorang untuk 9 orang


Debby:

Debby's picture

tukangjalan wrote:

Debby wrote:

biayanya berapa neh????


 

kemaren sharing cost sekitar 250.000 aja sih perorang untuk 9 orang

 

waw...tu dah sama sewa kapal yah?


tukangj...:

tukangjalan's picture

Debby wrote:

tukangjalan wrote:

Debby wrote:

biayanya berapa neh????


 

kemaren sharing cost sekitar 250.000 aja sih perorang untuk 9 orang

 

waw...tu dah sama sewa kapal yah?

iya itu udah semuanya... yg jelas dibawah 300rb


Keket:

Keket's picture

tukang jalan, liburan akhir taunnya ke pulau seceng aja lagi... tapi ke pulau2 yang beda beda lagi ^.^


tukangj...:

tukangjalan's picture

Keket wrote:

tukang jalan, liburan akhir taunnya ke pulau seceng aja lagi... tapi ke pulau2 yang beda beda lagi ^.^

pengen ke SEBUKU sebenarnya.... liat entar deh hehehe klo punya duit