Karimun Jawa Cast away

Happy Karimun

Salah satu tujuanku sejak duduk di bangku SMA, kepulauan Karimun Jawa. berawal dari ajakan yang tidak jelas dari teman-teman di semarang, akhirnya aku dan chimenk menuju semarang. Hanya berbekal uang Rp.150.000 dan peralatan camping, kami ber 6 (aku, Chimenk, Gigih, Gombong, Ulum, Ngkek ) nekat berangkat ke Karimun Jawa via Jepara tanpa info yang jelas.  Setelah melewati beberapa rintangan selama perjalanan darat dan laut, akhirnya kami tiba di pulau Karimun pada tanggal 31 Desember 2009 pukul 15:30 WIB. Bahagia rasanya setelah bertahun-tahun menanti, akhirnya bisa menginjakkan kakiku di salah satu pulau idamanku.

sesampai di pulau Karimun, kami segera menyebrang ke pulau Menjangan besar yang ada tepat di sebrang pulau Karimun. Pulau menjangan besar merupakan pulau tak berpenghuni yang cukup besar di jajaran kepulauan Karimun Jawa. disana kami mendirikan tenda dan mempersiapkan hidangan malam. Malam pertama kami isi dengan menangkap ikan kecil dan kepiting di pinggir pantai menggunakan tangan, dan menjaring dengan daun kelapa. setelah lelah "berburu". kami kembali ke tenda dan menikmati malam tahun baru di pulau yang sangat sepi. Hanya 5 buah flare (flare gun) yang terlihat di pulau Karimun tepat pukul 00:00 01 01 09.

Hari kedua aku, Gigih, dan Gombong mencoba mengelilingi pulau yang ternyata cukup luas, melewati dinding batu merah, rawa-rawa hitam, hutan bakau, ditengah terik matahari. Seusai mengelilingi pulau, kami mulai bermain dan berenang di pantai, di sore hari kami mencoba memancing di dermaga dengan berbekal senar dan kail serta umpan hasil tangkapan semalam, tapi rupanya kurang berhasil, dan ternyata ada pemancing lain yang berbaik hati membagikan umpan mereka, alhasil kami mendapatkan cukup banyak ikan. Malam hari kami lewati hanya dengan berdiam di dalam tenda, karena hujan turun cukup lebat. Malam itu terasa sangat menyiksa mengingat posisi camp kami cukup buruk karena tidak mendapat pasokan angin, sehingga nyamuk yang memang sungguh sangat banyak disana dengan bebas menyerang kami

Hari ketiga kami putuskan untuk mencari camp ground baru, dan kami menemukan tempat yang lebih baik, dimana angin berhembus ke arah tenda kami. Bekal makanan mulai menipis, karena kami hanya berrencana untuk tinggal hanya 2 hari saja, ternyata penyebrangan ke Jepara hanya ada 2 kali dalam 1 minggu. Sore hari aku , chimenk dan gigih menyempatkan diri untuk berjalan-jalan ke beberapa penangkaran ikan laut, ternyata sangat banyak sekali ikan yang ada disitu. Kemudian kami juga sempat berrenang di laut dalam di depan penangkaran hiu pak Moko (penjaga pulau), namun kami tidak berani berrenang bersama hiu. Di sore hari aku dan salah satu temanku diajak memancing di tengah laut oleh pak Moko . Sebuah pengalaman baru yang tak akan terlupakan, kami memancing hingga malam hari, ditengah gelapnya malam, aku berhasil mendapatkan 2 ekor ikan dengan ukuran sedang, dan akhirnya kami diberi banyak tambahan ikan oleh pak Moko untuk dimakan.

Hari keempat kebosanan mulai menyelimuti kami, hal rutin yang selalu kami lakukan adalah memancing, berrenang, memanjat pohon kelapa, dan tidur. dengan bekal yang sangat-sangat menipis, kami selalu mengisi perut kami dengan degan bakar, dalam sehari kami dapat menghabiskan kelapa hingga 30 butir, itu juga dikarenakan sumber air yang ada hanya 3 dan 2 diantaranya sangat payau. Di sore hari pak Moko mengajakku memancing cumi untuk umpan memancing nanti malam, beliau menyuruhku mendayung perahu (sebenarnya aku hanya bisa mendayung perahu rafting saja) dan beliau memancing sambil berdiri di ujung perahu layaknya captain jack sparrow, tapi sayang kami pulang tanpa hasil. Setelah itu aku diajak pak Moko untuk memberi makan Elang laut yang ada di depan penangkaran penyu, menyenangkan sekali bermain dengan elang. Beruntungnya banyak ikan yang tidak dimakan oleh elang meskipun ikan tersebut sudah mati di dalam air, sehingga ikan-ikan itu "dihibahkan" kepada kami, lumayan untuk makan malam

Hari kelima adalah hari penyebrangan kita ke pulau Karimun, sebab hari keenam kita harus bangun pagi untuk mengejar kapal penyebrangan. Namun sebelum menyebrang, aku dan gigih berjalan sangat jauh ke arah pulau menjangan kecil, kami berjalan sekitar 4 km dengan kedalaman air hanya sedalam perut. Disana kami bertemu dengan banyak sekali jenis bintang laut, dan hewan-hewan laut lainnya. Yang paling menarik adalah saat kami berdua mengejar ikan pari dan melemparinya dengan tombak (kami lakukan karena kami sangat kelaparan), serasa film cast away, dan hal itu kami lakukan setiap kali bertemu ikan pari. Sebenarnya kami juga takut terkena ekor ikan pari, tapi kami tetap melakukannya. Sungguh menyenangkan sekali, namun sayang lemparan kami selalu meleset tipis. Sore hari kami menyebrang dan singgah di salah satu rumah penduduk yang merupakan teman dari salah satu anggota kami.

Hari terakhir kami di pulau karimun, sedih rasanya meninggalkan pulau penuh kenangan ini, yang menyajikan kenikmatan hidup di alam lepas, tanpa kebisingan lalu lintas, kepenatan kota. We'll be right back Karimun...

 

Info:

  • Penyebrangan KMP Muria Jepara - Karimun : 6,5 jam Rp.30.000/orang tanpa kendaraan - One way
  • Penyebrangan Karimun - Menjangan besar : 15 menit Rp. 30.000/ boat -PP

Location:

Pulau Menjangan Besar
Jepara, Jawa Tengah
Indonesia


0
tirta13's picture

Comments

joyful:

joyful's picture

hihihih... mantap!
survival memang sering nyiksa, tapi selalu jadi moment yang indah buat dikenang :) 

Jadi inget dua minggu lalu naik gunung... kehabisan ongkos pas pulangnya :p


Ykev:

Ykev's picture

asyik juga keknya...


Dean:

Dean's picture

MANTAP Bos!! bener-bener jadi inget filmnya si tom hanks hehehe...

penasaran sama ikan parinya, emang ikan parinya sebesar apa ya?


SiscaLans:

SiscaLans's picture

weleh ada acara keliling pulau...

nemu something-something yang menyeramkan ga? kaya ular, atau binatang lainnya?

kalau dari ceritanya sih kayanya aman-aman aja ya?


tukangj...:

tukangjalan's picture

gw belom pernah ke karimun jawa,,,,,mudah2an bulan juli ini

 

wah wah seru bgt


tirta13:

tirta13's picture

SiscaLans wrote:

weleh ada acara keliling pulau...

nemu something-something yang menyeramkan ga? kaya ular, atau binatang lainnya?

kalau dari ceritanya sih kayanya aman-aman aja ya?

Cuma ketemu rombongan nyamuk, (3 lawan banyak), sama puluhan kepiting berjemur bos, banyak juga ikan2 bagus di pinggir pantai, ada bintang laut yang mirip banget kayak patrick , gemuk dan merah muda(tapi berduri besar).  yang paling serem pas nyasar di rawa bos...mantap dah

oia, nemu dayung nelayan yang terdampar, dan saya bawa sampai ke jogja, sekarang jadi hiasan kamar saya..hehe

Dean wrote:

MANTAP Bos!! bener-bener jadi inget filmnya si tom hanks hehehe...

penasaran sama ikan parinya, emang ikan parinya sebesar apa ya?

kurang lebih segede laptop 15" deh..ya segituan...hehehe


tirta13:

tirta13's picture

joyful wrote:

hihihih... mantap!
survival memang sering nyiksa, tapi selalu jadi moment yang indah buat dikenang :) 

Jadi inget dua minggu lalu naik gunung... kehabisan ongkos pas pulangnya :p

 

wah, nasib kita kurang lebih sama bos, waktu itu juga sampai jepara uang kami bener2 abis semua, untung dah ada ATM di jepara


Winwin:

Winwin's picture

wah top deh....

btw patricknya di foto ga?


szakura...:

szakura9irl's picture

wh asik bgt jd pgen. klo msi pd bthan hdup b'ati ce2 jg bs dunk ap lg pter2 masak ini, ntar degan bakar bs dgnti jd sup degan with steak pari...


tirta13:

tirta13's picture

szakura wrote:
wh asik bgt jd pgen. klo msi pd bthan hdup b'ati ce2 jg bs dunk ap lg pter2 masak ini, ntar degan bakar bs dgnti jd sup degan with steak pari...

masalahnya cewek2nya bisa manjat kelapa gak???bisa mancing gak??hehehe

Winwin wrote:

wah top deh....

btw patricknya di foto ga?

sayangnya nggak gan..coz takut kecemplung kameranya:D