Berasa jd Emille Hirsch di Green Canyon
Tempat ini menarik, yang bisa kita lihat itu air hijau sepanjang perjalanan ditambah view pepohonan + tebing di kanan kiri dan Gua (bukan gue) dengan stalagtit/stalagmit (hihihi, lupa istilahnya yang mana). Kita bisa menyusuri kalinya make perahu. Sewa perahu kemarin 75 ribu pake effort (Nawar maksudnya
, walau ternyata emang ga bs ditawar). Naek perahu ini nanti sampe mentog dan harus nerusin berenang. Itu kalo mau basah basahan dan bayar argo lagi ke mang mang perahunya. Berenang didalam menyusuri lorong bebatuan dengan stalagmit/it nya itu asli bagus bangeeett. Di gua ini kalau tidak salah kedalaman antara 5-20 m (cmiiw) dengan arus yang cukup lumayan, palagi kalau musim hujan.
But, tenang aja, selalu ada pelampung dan mas penjaga yang nemenin kita. Ala Baywatch gitu...eh KaliWatch:P.
Sebenernya masih ada air terjun lagi kalo kita masuk lebih dalam ke gua. Unfortunately, saya ga dapet kesempatan itu, selain ngosh2-an ngelawan arus dan nyaris hanyut (maklum bukan atlit), ternyata arus tuk mencapai lokasi itu deras.
Pokoknya kalau ke Pangandaran harus kesini!. Jadi nginep aja diPangandaran trus naek ojeg atau charter klo banyakan. Konon sih tempat ini ditemukan sama turis Perancis. (kok bisaaa??)
My tips:
- Jangan datang pas hujan, karena airnya dijamin tidak hijau lagi karena lumpur yang naik ke permukaan. Dan saat itu namanya berubah menjadi Brown Canyon...*gubrag
- Bawa baju ganti buat berenang, soalnya ga ada penyewaan baju dan dilarang berenang ga make baju.
- Waterproof camera, sayang kalo pengalaman anda berenang di gua tidak di share dengan yang lain
- Selesai berenang di gua, tidak usah nunggu dijemput perahu. Langsung saja berenang ke arah dimana perahu di parkir. eh iya, hati2 ya bentrok sama perahu lain yang lagi menuju/keluar gua.
- Best style is gaya punggung. Jangan coba coba pake gaya batu!.
Dijamin pemandangannya muantep abis dan berasa jadi Emille Hirsch di film Into the Wild
.jpg)






joyful:
psssstt... ini tempat saya lahir loh :p
walopun cuma sekian bulan terus pindah ke kota hehe
mom said... it was much more beautiful than it is now, but it was eerie :D
skg sih udah rame ya.
lampu h...:
Iya mbak bener, dulu waktu kesana saya disaranin sama mas penjaga Kaliwatchnya untuk terus keatas dan berenang, bisa juga merayap di tepi batu. Sepanjang perjalanan kita akan terus berada di cekungan dgn dinding terjal di kanan kiri.
Di bagian tertentu masih ada stalaktit2 dimana air tanah menetes.. emang bagus banget seperti yang mbak bilang. Setelah beberapa ratus meter bernang, saya melihat air terjun air terjun kecil dikiri kanan yg sangat cantik. Karena masih penasaran sampai di ujung jalan, akhirnya saya sampai di sebuah gua kelelawar. Gua ini dihuni sama kelelawar2.
Disepanjang jalur ini kita boleh berenang sesukahati. Main main deh ma ikan di air yg bening tapi brrrrr dingin.... Tapi juga puas dong.. asik ya mbak...
nadeedja:
keren banget tempatnya. Jadi penasaran. Tell me how to go