Once upon time in Viet-nam

PICT0097.JPG

Pertama kalinya aku melangkah kaki di bumi Vietnam , negara yang mempunyai sungai terbanyak di dunia . Bermula penerbangan dari bandara pulang pinang ( Penang Airport ) menuju LCCT Kuala lumpur . erm........Dikala matahari belum lagi menyingsing , dah waktunya untuk bangun bersiap sedia menuju ke bandara , mata masih lagi ngantuk , hawa aircond di bandara pulau pinang sememangnya dingin seperti bandara-bandara lainnya , ianya telah menambah rasa ngantuk yang makin mendalam , kurang lebihnya dah jam 7 pagi untuk check-in dan bersiap-siap untuk terbang ke Kuala lumpur , tambang murah menjadi pilihan saya ,
dan Airasia lah yang telah membawa ku pergi ke menuju ke destinasi yang berikutnya .


Penerbangan dari pulau pinang menuju Kuala lumpur memakan masa setengah jam , di dalam perjalanan sempat juga aku menyaksikan matahari mula menyingsing , kabut yang menyelubungi pergunungan , sungguh aku terpesona melihat nya . Setelah sampai di LCCT , waktunya  untuk menunggu kurang lebihnya
tiga jam  sebelum caunter check-in di buka . Waktu makan siang , aku singgah di OLD TOWN restaurant , sempet juga makan makanan kegemaran walaupun rasanya agak sedikit beda ( Laksa Penang ) , waktu menunggu pun masih panjang , selain tidur  , dengerin music di Mp3 yang engga pernah off , maen game bahkan baca buku ...hufff ..........bener-bener bete kalo harus menunggu  ! Kira-kira jam satu tengah hari caunter check-in pun ahirnya di buka , tapi harus menunggu lagi , pada jam dua sore penerbangan ke Viet-nam bermula , penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Viet-nam ( Ho Chi Min ) memakan masa kurang lebihnya dua jam , cuacanya sememangnya panas tapi ( good weather anyway ) .


Sampai di Viet-nam airport dalam persekitaran jam empat sore , perut mula merasa laper tapi lom dapet hotel . Setelah cop- pasport langsung keluar menuju departure area , disana terdapat banyak agen yang  nawarin taxi , penukaran mata uang dan juga hotel . Jadi engga usah takut , asalkan bisa bahasa inggris itu sudah memadai untuk berkomunikasi dengan mereka , walaupun kebanyakan mereka tidak bisa bertutur  dalam bahasa inggris . Saya masih lagi mencari tempat penginapan , walaupun banyak yang nawarin tapi semua harganya mahal-mahal . Jadi , saya pergi dengan mengendarai taxi untuk mencari tempat penginapan , sang agen telah memberi map dan alamat-alamat hotel kepada saya sewaktu saya membeli tiket untuk mendapatkan taxi . Jadi , saya bisa memilih sendiri hotel mana yang paling murah . Ahirnya dapet juga , hari pun dah mulai gelap sewaktu saya mendapatkan tempat penginapan . Di dalam perjalanan menuju ke hotel mungkin sesiapa yang melihatnya akan terkejut , pengendara motor seperti belatung yang menggerumuti sisa makanan yang sudah busuk , mungkin kalo di bandingkan dengan Jakarta kesesakan lalu lintas kurang lebihnya sama , tetapi di Viet nam bukan hanya pengendara motor saja yang banyak bahkan pengendara sepeda juga , kalo kendaraan beroda empat tidak begitu banyak .
Setelah sampai di destinasi pengendara taxi menurunkan saya di sebuah tempat dekat pasar Malam , pengendara taxi menyuruh saya berjalan kaki kesebuah lorong , dimana hotel-hotel telah terbangun . Disitu sememangnya ada beberapa Hotel telah terbangun, restaurants dan bar . Jadi lebih mudah lagi kalo laper di waktu malem untuk mencari makanan , dari western food - local food . Sebelum booking hotel , seorang gadis telah menawarkan package melancong untuk menjelajahi Viet-nam , ahirnya kami mengambil package 3 days mekong delta .

Booking hotel dan holiday package pun sudah di beli , tinggal nyari makan malam , kira jam 8 malam , perut bener-bener laper banget . kami bertanya kepada pemilik hotel di mana kami bisa mendapat restaurant atau warung makan di daerah ini , pemilik hotel merekomen sebuah restauran namanya PHO 2000 , PHO adalah sejenis beef noodle , banyak juga tourist  yang makan di restaurant . Perutku ahirnya kenyang juga , tinggal jalan-jalan di pasar malam ( Ho chi min  city )  
waaah...................so excited !!! Video Camera on , camera start to flashing at every angle of Vietnam . Rame juga pasar malam disini , walaupun hanya sekadar jalan-jalan tanpa beli apa-apa , tapi memuaskan  . Jam dah menunjukan jam 12 malem , kami pulang ke hotel untuk beritirahat untuk melanjutkan perjalan di keesokan harinya , di hari pertama ke Mekong Delta trip .

Jam 8 pagi waktunya untuk bersiap sedia , walaupun keadaan masih lagi ngantuk tapi engga ada pilihan . Check out dari hotel dan seorang tour guide membawa kami pergi untuk berkumpul dengan touris-touris yang laen nya untuk pergi melawat sebuah desa namanya  kalo engga salah adalah " can tou " . Di hari pertama  untuk mengunjungi sebuah desa memakan masa 4 hingga 5 jam di dalam bas , badan pun sampe pada pegel  , cara duduk pun gonta-ganti , kadang-kadang kaki dinaekin keatas krusi , tidur dah miring ke kiri dan ke kanan wala....wala....wala......ko masih lom nyampe juga .

Dah sekian lama nya saya tinggal di kota , tapi belom pernah liat jalan sekotor di vietnam , walaupun di bandingkan dengan kampung saya yang hanya sebuah desa , mungkin karena terlalu banyaknya kendaraan bermotor  yang lalu lalang semua pohon-pohon dedaunan tertutup oleh habuk tebal . Pengaruh polusi udara menyebabkan banyak warga vietnam menggunakan masker penutup mulut apabila mereka mengendarai sepeda motor atau sepedanya di jalan raya . kesesakan lalu lintas emang wajar terjadi di setiap negara yang mempunyai jumlah penduduk yang banyak .

skip..................

Ahirnya sampe juga , untuk menuju ke kampung can tou kami harus menerusi sungai dengan mengunakan boat yang agak gede  yang bermuatan kira2 hingga 20 orangan .    Air sungai yang tercemar telah menghilangkan keindahan sungai yang besar ini , tapi apa boleh buat karena terlalu banyaknya warga vietnam yang telah bergantung hidup kepada sungai tersebut , dan tidak mungkin air keruh bisa kembali menjadi jernih . Tapi kehidupan warga vietnam  keilhatan sungguh bekerja keras untuk meneruskan hidupnya masing-masing , walaupun kebanyakan mereka hidup di sungai , sebuah boat besar adalah rumah mereka , dimana mereka bisa tidur , masak , bermain dan menjalanan usaha kecil-kecilan . Diusia yang masih muda lagi , seorang budak  kecil yang imut , kalo dikota mungkin anak yang seumur dia masih di dalam dekapan sang ibu dan masih bermanja-manjaan , tapi seorang budak kecil ini telah ikut berusaha bersama sang ayah untuk menjual buah-buahan di floating market .

Setelah nyampe kampung can tou , kami pergi  melihat cara membuat '' rice noodle '' di sebuah pabrik  , walaupun tempatnya tidak begitu besar tapi penghasilan perhariannya sungguh lumayan . skip...........!!!!  Pertama kalinya nih saya menaiki perahu dayung , seru banget !! Di sebuah anak sungai yang kecil banyak warga-warga tempatan menghasilkan wang dengan cara mendayung perahu kecil untuk meneruskan hidup mereka . Tapi mesti hati-hati sewaktu naek perahu dayung kalo mau karena takut , menggangnya jangan di pinggir bisa-bisa jari-jari kamu bisa keserempet . Nah ...kami menaiki perahu dayung untuk kembali ke boat yang gede tadi tuh , wah pokoknya naek boat kecil nyampe yang gede sampe bosan , apalagi sewaktu mau pergi ke floating hotel , pelayarannya memakana masa 5 jam deh , udah gerimis anginnya kenceng , mau tidur engga ada selimut , mau minum teh manis anget aja kagak berani ,  karena takut mereka memasak air nya ngambil dari air sungai , padahal engga si , mereka beli air palkon yang gede tuh untuk para touris . Masa makan malem , tante dan oom saya dah mulai sakit kepala , tinggal saya dan keponakan saya yang masih seger buger , masih berselara untuk menyaji makan malem , walaupun engga begitu enak menunya , yang namanya ''pho'' atau beef noodle sampe bosen  ngedengernya .

Pokoknya seru dan nyapein deh , dari bas ke boat kecil nyampe boat yang gede , dari pelabuhan satu ke pelabuhan laennya . Nah.....untuk pergi ke floating hotel dan floating market  dari ho chi min city memakan masa yang lama kira 8 jam , terus waktu mau pulang ke ho chi min city   memakan masa 8 jam lagi ..coba bayangin aja ...duduk di dalam bas pun sampe tempos , tidur sampe sakit leher lagi ! 

Hari terahir kami pergi ke chu chi tunnel , documentary vietnam , seru banget lo tempatnya . 30 thn setelah di jajah oleh warga america mereka ahirnya hidup bebas kembali . Pertama kali masuk terowongan kecil yang dibina oleh warga vietnam sewaktu peperangan , dan pertama kali menggunakan senjata tembakan. 

Inilah pedek katanya kisah saya sewaktu pergi ke Vietnam .

Location:

ho chi min
Vietnam


pinggir sungai vietnam
floating hotel
floating market
chu chi tunnel
at vietnam documentary
ho chi min
chu chi tunnel's tour guide
the first time I held a gun and tried to shoot it
vietnam land views from the plane
the river
0
sally mika's picture
Tags: