Traveling alone ? Why not !

Traveling alone ? Why not !

Bingung ngga sih ketika pada suatu waktu kita hendak bepergian namun karena satu dan banyak hal tak ada seorang teman pun untuk diajak pergi ?

Itu yang selalu terjadi sama gue.

Saya bukan tipe sanguine yang akan bertahan dimanapun dan kapanpun dengan siapapun. Saya adalah seorang kolerik sejati dan introvert. Apa bila seorang sanguine hanya butuh 10 menit untuk beradaptasi dengan komunitas yang baru sementara saya butuh lebih dari 3 jam untuk beradaptasi dengan komunitas baru. Masa 3 jam lebih itu adalah masa yang menyiksa karena saya tidak tahu saya harus memulai percakapan dengan siapa dan darimana. Jadi selang waktu 3 jam lebih itu saya manfaatkan dengan mengamati dan tersenyum dengan komunitas baru (senyumnya orang kolerik bukan senyum manis tapi tetep bengis : jutek mode on). Namun demikian keadaan saat ini memaksa saya untuk bepergian sendirian.

Ngga 100% sendirian sih. Maksudnya ?

Hal pertama yang saya lakukan untuk perjalanan adalah mencari komunitas / travel provider yang menyediakan paket tour dengan join group. Join group ini terdiri dari beberapa orang yang berbeda latar belakang namun mempunyai tujuan wisata yang sama. Jadi saya ngga usah pusing-pusing memikirkan itinerary, akomodasi dan lain-lainnya. Semua sudah diatur oleh travel provider.

Masa menyiksa 3 jam lebih akhirnya bisa saya lalui dengan mengobral senyum dan dekat-dekat dengan orang yang paling dominan dikelompok. Mereka memulai pembicaraan dengan saya dan menjabat tangan perkenalan, selanjutnya disuruh duduk manis dekat dengan beliau dan akhir yang sukses .. ayoo ayoo foto bareng.

Masalah tidur, karena terbiasa dengan tidur dikamar sendiri yang ala Goa itu tanpa penerangan apapun dan super hening, maka saya akan berdiskusi dan bebicara mengenai kebiasaan tidur saya dengan teman sekamar. Antisipasinya bawalah tutup mata kalau memang terbiasa tidur ala Goa.

Hilangkan semua ego, rendahkan diri dan cari kata-kata sopan, atau lebih baik diam dan dengan tetap memerhatikan pembicaraan lingkungan seputar (*kali aja bisa nimbrung*). Dan selajutnya jam-jam serta hari-hari berikutnya akan berjalan dengan sukses (*semoga*).

And so teman bisa dicari along the journey, huh. The valuable experience akan didapat selama perjalan dengan tetap survive di komunitas baru dengan bermacam karakter dan tidak dibatasi oleh umur.

Kalau berpergian yang benar-benar sendiri sih belum coba, hehheeh…… Bon Voyage !

 

Location:

Indonesia


0
qwerty's picture
Tags: