national park west bali

pulau menjangan

 Bali !!!,  Sanur, Legian, Kuta, Ubud .. tidak untuk kali ini.

Taman Nasional Bali Barat merupakan salah satu tempat indah di Bali. 2 jalur dapat ditempuh dari Denpasar.

Jalur I (Jalur Selatan) : Denpasar – Tabanan – Negara – Gilimanuk kurang lebih 4 jam waktu tempuh melalui darat. Jalur ini cukup padat merupakan jalur truck dan bus dari Banyuwangi – Gilimanuk menuju Denpasar. Jalan sangat bagus dengan tanda-tanda jalan yang cukup jelas dan aman untuk dilalui saat perjalanan malam. Kami berangkat dari Denpasar pukul 00.30 dini hari dan tiba di hotel Aneka Bagus Jl. Pemuteran, Gerokgak (p: 0362-94798), Buleleng sekitar jam 04.00 dini hari. Jarak Denpasar – Tabanan = +/- 26 KM dan Tabanan – Negara – Gilimanuk = +/- 108 KM.

Jalur II (Jalur Utara): Denpasar – Mengwi – Pacung – Singaraja. Kondisi jalan berliku dan relatif lebih sepi untuk perjalanan malam, namun jarak tempuhnya lebih singkat dari Jalur I. Denpasar – Mengwi - Pacung = +/- 60 KM, Pacung – Singaraja = +/- 40 KM. Jalur Utara adalah jalur pariwisata, melalui jalur itu bisa singgah di Ubud, Bedugul, Gitgit waterfall (ke-3 tempat wisata itu yang kami sempat lihat).

Kami pergi malalui Jalur I / Jalur Selatan dan kembali ke Denpasar melalui Jalur II / Jalur Utara.

Setelah 4 jam kami tiba dihotel pukul +/- 04.00 dini hari, dan pukul 09.00 (berarti hanya punya kesempatan 5 jam tidur) setelah sarapan bersiap menuju Pulau Menjangan untuk snorkeling.

Taman Nasional Bali Barat mempunyai 3 pulau : P. Menjangan, P. Gadung, P. Burung dan P. kalong. Dan tujuan kami kali ini Pulau Menjangan.

Untuk menuju Pulau Menjangan bisa melalui pelabuhan /dermaga Lalang atau pelabuhan/dermaga Banyu Wedang (Kalau saya tak salah ingat). Pelabuhan ini bukan pelabuhan besar melainkan pelabuhan-pelabuhan/ dermaga kecil, atau jetty untuk bersandarnya kapal-kapal nelayan. Pelabuhan/Dermaga Banyu Wedang (Kalau saya tak salah ingat) adalah tempat kami bertolak ke Pulau Mejangan. Pelabuhan ini dekat dengan resort-resot terkenal “Mimpi Resort”, “Menjangan Resort”.

Jarak tempuh dari pelabuhan Banyu Wedang (Kalau saya tak salah ingat) menuju Pulau Menjangan sekitar 15-30 menit dengan perahu sewa-an kami. Cuaca pada waktu kami berangkat agak menghawatirkan karena kami melihat awan hitam sedang menutupi Pulau Menjangan. Beruntung setibanya kami dipulau awan itu berangsur pindah haluan. Jadi aman tak kena hujan selama bermain-main dipulau itu.

Pulau dengan pasir putih, jernih hingga terlihat coral, ikan-ikan dari permukaan air, juga kami melihat banyak kelelawar yang nyenyak tertidur. Oh ya kami pun melihat Menjangan, menjangan adalah rusa besar. Sayang tanduk menjangan itu sudah dipotong.

Tak sabar melihat jernihnya air, kami pun langsung mengambil alat snorkeling kami dan mulai berenang. WOW .. wow .. wooooww, kami berenang bersama ikan-ikan kecil dan beragam, coral-coral itu sudah banyak yang mati namun tetap indah, kami bisa melihat tebing-tebing coral curam ke kedalaman laut yang lebih dalam. Dapat merasakan perubahan suhu dari dingin, hangat, dingin. Terutama di pos ke-2, tebing-tebing coral itu semakin banyak dan semakin indah, ikan-ikan pun semakin beragam .. ada sekelompok barracuda kecil. Air tenang tak terlalu bergelombang. Air lautnya apabila dilihat dari permukaan bergradasi warnanya dari hijau, biru muda hingga biru tua dan tetap kami dapat melihat coral-coral dan ikan-ikan itu dengan jelas walau dipermukaan perahu kami. Snorkeling saja sudah sangat indah apalagi diving (*huh next target .. have to practice diving).

Kami makan siang di atas perahu, di pos ke-3.

Rasa-rasanya waktu itu pukul 15:00 kami bertolak dari Pulau Mejangan ke Dermaga tempat awal perahu bersandar. Iya saya lupa waktu karena senangnya berenang diseputaran Pulau Menjangan. Kembali kami tiba di dermaga, bilas dengan air hangat. Air hangatnya merupakan aliran dari sumber air hangat disitu, alami.

Rupa-rupanya baru saja hujan mengguyur Bali Barat pada waktu itu, menuju perjalan kembali ke hotel kami melihat beberapa ruas jalan yang tergenang air. Setibanya dihotel, mandi dan kami berniat berkeliling ke Menjangan Resort yang berjarak sekitar +/- 10 menit dari hotel dan menuju Tower Restaurant yang di rekomendasikan oleh tour guide kami pada waktu snorkeling.

Bangunan tower sepenuhnya dari kayu dan jendela-jendela tower itu sengaja sebagian tak diberi kaca agar dapat merasakan angin laut. Terutama di lantai teratasnya angin begitu kencang sehingga kami memutuskan untuk pindah ke lantai 2 yang anginnya lebih bersahabat. Pemandangan sangat indah lepas dapat melihat laut dari kejauhan dan taman nasional itu sendiri. Rencana kami berniat untuk melakukan night safari di Menjangan Resort tersebut sayang, kendaraan night safari ditempat itu hanya 1 dan saat itu sedang dipakai sebagai shuttle car untuk menjemput tamu-tamu. Padahal kami ingin sekali night safari, melihat binatang2 malam disana yang berjarak luas sekitar 400 hectare dan ingin sekali melihat burung hantu.

Untuk makanan .. mmm .. kami tetap lebih memilih mie instant rebus (internet), hahhaah .. harganya tidak terlalu bersahabat dengan kami, tidak juga dari ukuran makanan ataupun rasa.

Bali Barat dimalam hari jauh dari keramaian beda sekali dengan di Kute, Legian.

Esok paginya sekitar jam 5:00 kami check out dan menuju pantai Lovina untuk melihat lumba-lumba. 1 perahu hanya bisa dimuati oleh 4 penumpang, jadi kami menyewa 2 perahu. Hitungan trip berdasarkan perorangan (Rp. 60.000/orang). Wah lucu sekali lumba-lumba itu berenang berkelompok, dan banyak. Sekitar 1.5 jam kami dipuaskan melihat lumba-lumba dan kembali kepantai Lovina. Jarak dari pantai menuju atraksi lumba-lumba sekitar 30 menit – 60 menit, terasa begitu lama untuk saya, atau karena saya masih ngantuk.

Lalu kami ke Gitgit waterfall, sebetulnya ada 2 waterfall : Gitgit dan Singsing, kami memutuskan untuk ke Gitgit karena namanya lebih bagus dari Singsing .. hehehehe.

+/- 350 M dari jalan raya menuju Gitgit jalan kaki dengan turunan yang terjal, aman untuk anak kecil karena jalanan menuju ke waterfall dibikin seperti tangga. 2 teman kami dengan gesit menuju waterfall sementara saya dengan 2 teman lainnya memilih duduk-duduk di warung sambil menikmati minuman. Saya melihat lotus (bunga teratai) cantik diwarung itu.

Sekembalinya dari Gitgit waterfall kami ke kota Singaraja, dan 2 teman kami tinggal dikota tersebut karena ada keperluan lain, sementara saya dengan 2 teman lainnya memutuskan untuk ke Denpasar melalui jalur Selatan karena ingin singgah sebentar ke Ubud.

Jalan ke Ubud sangat berliku dan sedikit tanda jalan jadi memaksa kami untuk berkali-kali bertanya. Tibalah kami di Ubud dan menuju Tegallalang (rice terrace), sekitar 15 thn yang lalu saya dan keluarga ketempat ini, sayang lahan sudah semakin menyempit. Kiri – kanan jalan banyak terdapat butik-butik kecil souvenir pajangan kayu, kain-kain bali, tas. Tentunya kami belanja, oh ya kalau ingin belanja pajangan-pajangan sebaiknya sedikit lebih menjauh dari Tegallalang, karena jauh lebih murah.

Puas belanja dan photo-photo di Tegallalang kami menuju Denpasar untuk kembali ke Jakarta. Sudah tentu disempatkan memutar Legian.

Ternyata pesawat kami delay hingga jam 00:00, daripada menunggu lama di airport kami kembali ke Kuta dan menyempatkan makam malam di Warung Made, .. ehmm nasi gorengnya enak dan porsinya besar untuk ukuran saya.

 

For reference:

 http://www.dephut.go.id/informasi/tamnas/tn15bali.html

http://en.wikipedia.org/wiki/West_Bali_National_Park

 

 

Thanks to my travel buddies, great trip

 

Location:

national park west bali
bali, Bali
Indonesia


aneka bagus hotel
lotus - gitgit waterfall
snorkeling spot - p. menjangan
snorkeling spot - p. menjangan
dolphin - lovina
menjangan resort
tegallalang - ubud, bali
menjangan resort
menjangan island
warung made - kuta
warung made - kuta
0
qwerty's picture
Tags:

Comments

Dian:

Dian's picture

sist' kira kira pengeluaran untuk wisata di bali barat abis berapa?


qwerty:

qwerty's picture

Dian wrote:

sist' kira kira pengeluaran untuk wisata di bali barat abis berapa?

 

Hotel Aneka Bagus per malam Rp. 400.000 nett

Rental Mobil 24 Jam Rp. 400.000 excluding bensin (mobil xenia)

Boat + Alat Snorkeling + Lunch + Mineral Water + Guide untuk 5 orang overall = Rp. 700.000

Makan : hmm tergantung makan dimana, waktu on the way ke Gitgit dari Lovina saya sempat makan diwarteg = Rp. 7.000 saja sudah dapat Nasi, Ayam. Ampela, Kripik Udang , Tempe .. hehehhe

Lovina beach untuk lihat dolphin : Rp. 60.000 per-orang

Safari Night di Tower Menjangan Resort (*yg mana pada waktu itu kami tidak jadi ) = Rp. 100.000 per-orang


Dian:

Dian's picture

terima kasih ya sist, info harganya mantap!



Mariska:

Mariska's picture

yg menarik di safari night menjangan apa ya?



qwerty:

qwerty's picture

Dian wrote:

terima kasih ya sist, info harganya mantap!


 

same2 semoga membantu, .. lagi nyari buddy travel nih ke taman nasional baluran atau pulau sempu , ada yang mau kesana ngga long weekend desember nanti, tolong info2 nya ... thanks


qwerty:

qwerty's picture

Mariska wrote:

yg menarik di safari night menjangan apa ya?


 

naaah waktu itu kami ngga sempat ber safari night, tapi menurut petugas bisa lihat burung hantu dan bintang2 malam lainnya


Mariska:

Mariska's picture

qwerty wrote:

Mariska wrote:

yg menarik di safari night menjangan apa ya?


 

naaah waktu itu kami ngga sempat ber safari night, tapi menurut petugas bisa lihat burung hantu dan bintang2 malam lainnya

oohw gitu toh.... ok ok ^.^