Penasaran dengan Telaga Sarangan, akhirnya main deh kesana. Bersama teman-teman, subuh kami berangkat menuju Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lokasi wisata ini hanya berjarak lima kilometer dari Tawangmangu, tanjakan Irung Petruk (Hidung Petruk).
Ternyata untuk mencapai kesana engga gampang. Tanjakannya wuihhh nantang banget, naik turun. Cara ngerem juga mesti betul, kalau engga rem bisa blong. Waktu kesana ada enam mobil yang engga kuat sampai ditempat wisata. Itu rute dari Tawamangu, penuh tantangan, terjal dan berliku-liku. Kalau dari arah Surabaya, dapat ditempuh dengan rute Surabaya - Mojokerto - Jombang - Kertosono - Nganjuk - Madiun/Ngawi - Magetan - Sarangan.
Telaga Sarangan ini terletak di lereng Gunung Lawu (3.265 m), dan memiliki pemandangan pegunungan yang sangat indah. Mata di manjain deh... Apalagi saat itu udara sangat mendukung, cerah dan awannya biru banget (padahal lagi musim ujan). Kami sengaja datang pada saat musim hujan, karena katanya keindahannya lebih „megang“ daripada musim kemarau (air surut).
Objek wisata ini punya fasilitas yang lumayan, ada hotel/hostel, jasa perahu, jasa berkuda, ada speed boat juga. Hmm boleh dicoba nih speed boat. Setelah tawar-menawar akhirnya dapat harga 35 ribu rupiah, untuk mengelilingi Telaga.
Setelah kurang lebih 25 menit akhirnya kami kembali dan jalan kaki di sekitar Telaga, sambil pilih2 souvenir yang bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh. Katanya kalau kemarau air Telaga bisa surut sampai 8 meter. Ternyata memang beruntung kami datang di musim hujan, pemandangan menjadi lebih indah, dan air sedang tidak surut.
Tanpa kami sadari ternyata matahari sudah mulai tenggelam, perut juga udah mulai keroncongan. Sebelum pulang kami pilih sate kelinci yang dijual di gerobak2. Menikmati sate kelinci di tepi Telaga ternyata membuat makanan terasa lebih nikmat...mmm...nyam...nyam...
uthee_85:
kalo g salah ini telaga bisa diliat dari puncak lawu ya..... bagus loh diliat dari atas... :d