Sekali Dayung..Pulau UJ dan Rambut terlampaui…

Clear Water - Rambut Island

Hari ke delapan di bulan Maret tahun 2009 ini, akhirnya ada kesempatan pergi ke Kepulauan Seribu. Seneng juga bisa punya ”chance” ke daerah ini, tepatnya ke Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut (kedua tempat ini jaraknya berdekatan sekali, hanya tinggal menyebrang sejauh kurang lebih 1 kilo meter saja). Pulau Untung Jawa terletak di sebelah barat Teluk Jakarta.

Perjalanan dimulai dari Jakarta Barat  ke arah Teluk Naga melalui Daan Mogot, terus berbelok ke arah Taman Palem, mengikuti arah yang ada sampai melewati jembatan diatas jalan tol Bandara Cengkareng. Selama 1,5 jam kami dan rombongan sampai di Teluk ini. Perjalanan dilakukan dengan menggunakan motor dan mobil.

Setibanya di perkampungan nelayan, ternyata sudah tersedia perahu motor untuk menyebrang ke Pulau tersebut. Di sini disediakan juga lapangan parkir mobil dan motor yang sangat luas dengan keamanan yang baik (katanya sih gitu..).

Pertama masuk wilayah ini ada tiket masuk yang harus di bayar sebesar 2000 rupiah, terus parkir sebesar 3000 rupiah untuk motor dan 5000 rupiah untuk mobil (untuk sekali parkir). Setelah parkir kami bersepuluh berjalan menapaki pasir berwarna coklat menuju pinggir pantai, dimana disana sudah siap perahu motor milik nelayan setempat. Perahu ini berkapasitas kurang lebih untuk 30 orang. Namun waktu naik cuma kurang dari 20 orang tampaknya. Biaya sewa perahu dikenakan charge sebesar 15 ribu rupiah per orang, untuk pulang pergi. (start jam 9 pagi sampai djemput kembali jam 5 sore).

Perjalanan menyebrang memakan waktu sekitar 30 menit, dalam perjalanan kami disambut burung-burung yang terbang seliweran diatas perahu. Ada jenis bangau putih, burung camar, dan jenis lainnya yang kurang dikenal namanya. Memang sepanjang perairan Kepulauan Seribu banyak terdapat beberapa tempat yang khusus di buat sebagai wilayah suaka margasatwa, jadi banyak habitat burung dan hewan lainnya yang terjaga habitatnya.

Sesampainya di dermaga kami bergegas tak sabar menuju ke pintu utama, ternyata disana, ada tiket masuk lagi, seharga 3000 ribu rupiah per orang. Menurut informasi yang kami tahu, nama Asli Pulau Untung Jawa Amiterdam dengan luas 40,10 ha pada saat ini (th 2005) dihuni oleh 1.782 jiwa / 467 KK , terdiri dari 9 RW dan 3 RW , sebagian besar mereka bermata pencaharian sebagai nelayan.

Rupanya disini, memang sudah di set menjadi tempat wisata dan beberapa saung-saung yang di buat di dekat pantai, jangan salah ternyata saung tersebut ada charge nya sebesar 10rb.  Disana juga akan ditemui masjid, jika mau terus menyelusuri pantainya, kita akan menemukan hutan bakau dengan jalan setapak dari kayu dan canopy yang memadai sehingga memudahkan pengunjung untuk menjelajahinya.

Siang hari tiba, kami pun memesan ikan bakar, nasi, cumi, dan sayur plus es kelapa muda dengan total charge per orang 30 ribuan lah...murah juga sih...rasanya ya lumayan..karena kami lapar sekali saat itu. Oh ya jangan lupa bawa air minum yang banyak, karena konsumsi air minum sangat penting disini, karena panas cukup membuat tenggorokan terasa kering selalu, so pasti juga perlindungan kulit sperti sun block sebanyak mungkin deh.

Menjelajahi pantainya...kami berkesempatan menyeberang ke pulau seberang yaitu Pulau Rambut, dengan sewa perahu 50 ribu pulang pergi. Sesampainya, wah menakjubkan airnya jernih, pasirnya putih, pemandangannya Indah sekali, suasananya beda ama pantaii-pantai lainnya .Temen-temen gak sabar langsung nyebur ke pantainya setelah tidak lama turun dari perahu.

Kita akan menemukan pohon-pohon bakau yang cukup tua, bahkan tumbuh sendiri-sendiri di air yang dangkal. Bagi pecinta fotografi, tempat ini cukup menarik untuk diabadikan.

Ternyata Pulau rambut adalah tempat yang berstatus sebagai Suaka Margasatwa, dan dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI. Sejak awal memang tidak pernah menjadi tempat tinggal manusia. Perburuan hewan dan penebangan pohon pun dilarang, sehingga tempat ini menjadi aman buat puluhan spesies burung untuk tinggal dan berkembang biak, juga puluhan biawak dan ular pyton serta cincin emas. Maka tak heran jika tempat ini mendapat julukan The Last Paradise of Birds, atau surga terakhir bangsa burung. Namun buat spesies lain, ular dan biawak, sebagai predator, pulau ini juga menjadi “padang perburuan abadi” dengan mangsa yang berlimpah ruah. Pulau Rambut merupakan salah satu dari gugusan Kepulauan Seribu, dan secara administratif masuk dalam wilayah Jakarta Utara.

Namun karena surga ini merupakan daerah konservasi, kita tidak boleh asal nyelonong saja. Jika akan melewati pasukan penjaga pintu surga, para jagawana, kita harus sudah mengantongi surat izin masuk kawasan konservasi. Surat sakti ini dikeluarkan oleh BKSDA DKI, yang markasnya ada di Jl. Salemba, Jakarta.  Kalau pun tanpa surat, akan ada petugas pulau yang menghampiri untuk meminta kita membayar administrasi sebesar 5000 rupiah.   

Kegiatan di pulau ini dapat dilihat, tampak para pemancing berjejer menikmati memancing di pinggir pantai Pulau Rambut. Pemandangan ini pun dapat dilihat di dekat dermaga pulau UJ (untung jawa, kami singkat dg UJ, bukan ustad Jefry yah..hehehe).

Sayangnya Pulau yang terletak dekat dengan daratan Tangerang ini, dibeberapa sudutnya tampak tumpukan sampah yang berserakan. Di beberapa bagian pulau, sampah-sampah itu menyangkut di pohon-pohon bakau. Sebuah pemandangan yang tidak mengenakkan dilihat mata.

Waktu telah menunjukan pukul 3 sore, cukup sudah kami memuaskan diri di Pulau Rambut. Kami langsung menyebrang kembali ke pulau UJ dengan perahu yang sama. Sesampainya, kami berencana menikmati keliling UJ dengan rental sepeda, yang harganya Rp. 5000 per jam. Sepanjang jalan bersepeda kami menikmati pembudidayaan tanaman bakau, dari yang masih bibit sampai yang tingginya mencapai 6 meter. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 lebih, kami pun bergegas menuju dermaga, disana sudah menunggu perahu motor kami yang bernama KM ” Naga Laut” . Lelah memang seharian kami berwisata di Pulau UJ dan Rambut. Semoga hari libur lainnya kami bisa datang kembali.

 

 

 

 

Location:

Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut
Tangerang, Banten
Indonesia


Dermaga Pulau UJ1
Pantai Pulau Rambut1
Pantai UJ2
Bersantai di panasnya terik matahari
Sudut Indah di Pantai Pulau Rambut
Bersepeda di Wisata Pantai UJ
Santap Siang yang mantap
0
ideth's picture

Comments

Erna:

Erna's picture

asik nih murah banget pergi kesana... mo coba ah kesana  *liat liat kalender*

mas ideth (*atau ko ideth?!) makanannya enak ga disana?


Ichad:

Ichad's picture

hmm bisa jadi referensi

thx ya buat sharing


wish:

wish's picture

jernih banget ya airnya....

harus coba kesana... ternyata deket juga...