Lumba-lumba @ Lovina
Lumba-lumba, hewan yang sangat saya suka, sampai-sampai segala pernak pernik lumba-lumba saya koleksi hehe. Hewan mamalia yang satu ini adalah hewan yang pintar dan penyayang.
Menurut si wiki, sistem alamiah yang melengkapi tubuh mamalia yang satu ini sangat kompleks, and guess what? Banyak teknologi yang terinspirasi dari si lucu ini. Contohnya nih:
1. Kulit lumba-lumba mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Dengan demikian menginspirasi para perenang untuk membuat desain baju seperti kulit lumba-lumba.
2. Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi inilah yang diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam.
Lumba-lumba adalah kerabat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba. Menarik bukan? Saking sukanya dengan yang namanya lumba-lumba, saat berkunjung ke Bali saya buat waktu spesial untuk berkunjung ke Lovina. Ini pengalaman pertama buat saya bisa lihat lumba-lumba di laut, bukan di kolam kaya di Ancol :P
2,5 jam waktu yang ditempuh dari Kuta menuju Lovina. Sesampainya disana sudah sore, jadi sudah ga bisa liat lumba-lumba, kecuali esok harinya (pagi-pagi). Penginapan di Lovina terbilang bagus. Mulai dari hostel, homestay sampai hotel berbintang pun ada. Jadi cukup mudah mencari penginapan, apalagi tidak terlalu mahal. Harga penginapan mulai dari Rp. 100.000 sampai lebih dari Rp. 500.000, tinggal pilih hehe.
Lovina ternyata cukup sepi, tapi disitulah daya tariknya. Tidak terlalu ramai, tidak perlu terganggu dengan kebisingan, wisatawan dapat menikmati pantai. Rata-rata sih wisatawan di Lovina seperti itu. Tapi ada juga loh snorkling dan kegiatan melihat biota laut. Pantai yang tenang ini membuat membuat wisatawan untuk bersnorkling dan berenang. Rileks banget...
Esok harinya saya sudah bangun dari jam 5 pagi. Lumba-lumba bisa dilihat sekitar jam 5.30-6.00 WITA pagi.Harga sewa perahu Rp. 100-ribuan. Hmm udah deg-degan buat lihat lumba-lumba (ini bukan lebay, beneran loh).
Dalam satu perahu yang saya tumpangi ada dua orang China dan dua orang Belgia. Kami sama-sama merasa senang karena mau melihat lumba-lumba. Ketika perahu mulai berangkat, sang pemilik perahu bilang, "jangan kaget ya kalau tiba-tiba lumba-lumba tidak muncul, kadang hal itu bisa terjadi". Aduh rasanya lemes deh kalau sampai lumba-lumbanya ngga muncul.
Perahu kami beserta perahu motor lainnya tergabung dalam satu kelompok. Mata kami menatap keatas lautan, mencari kalau-kalau ada lumba-lumba yang muncul. Motor perahu pun dimatikan. Keadaan sunyi sekali. Lima menit telah terlewati, 10 menit pun lewat sudah, hati sedikit demi sedikit mulai down :( habis lumba-lumbanya muncul.
Eh ternyata beberapa menit kemudian dia muncul. Lucu banget, rasanya seneng bisa melihat mereka lompat kesana kemari. Mereka berenang berkelompok, dan lompat kesana kemari. Rasanya gemezz bangedd. Saya senang banget akhirnya kesampaian juga lihat lumba-lumba.
Kalau belum puas, bisa lihat lumba-lumba di Hotel Melka Excelsior. Disana atraksi lumba-lumba bisa ditonton gratis setiap hari ;)






Moiii:
sayang waktu itu ga sempet ke lovina, waktunya mepet..
anyway, lucu juga ya punya pernak pernik lumba2... punya apa aja?
Super_Star:
mbak, kalo boleh tau hotel mana ya yg harganya bisa terjangkau alias murah... tq.
cinta:
sayang waktu itu ga sempet ke lovina, waktunya mepet..
anyway, lucu juga ya punya pernak pernik lumba2... punya apa aja?
boneka-boneka, notes, pernak-pernik (hiasan meja), gantungan kunci...
aku pajang semua koleksinya didalam etalase... lucu2 deh
ada yg beli sendiri, ada jg yang dikasih sama temen2 ato sodara2
cinta:
mbak, kalo boleh tau hotel mana ya yg harganya bisa terjangkau alias murah... tq.
hmm coba Aditya Beach Resort Lovina, 235rb permalam
wish:
banyak juga ya lumba-lumbanya....
dwi can...:
Aduh...sayang banget terakhir kali ke bali akhir januari kmrn ga mampir ke Lovina, pdhl penasaran juga nih
cinta:
Aduh...sayang banget terakhir kali ke bali akhir januari kmrn ga mampir ke Lovina, pdhl penasaran juga nih
ayo kesana mbak dwi... rasanya gimanaaaa gitu
... apalagi kalau suka sama yg namanya DOLPHINS 