Wissel Meeren
Papua memiliki banyak sekali potensi wisata alam. Sayangnya pemerintah sampai saat ini belum benar-benar mempromosikan potensi yang ada di daerah ini. Ehm mungkin pemerintah masih fokus dengan Sumatera dulu. Ehm atau berdalih karena anggaran promosi untuk pariwisata kurang? Ehm atau terlalu sibuk mengurus investor asing daripada mempromosikan pariwisata dalam negeri? Ehm... tak taulah...
Saya baru tau, ternyata di Papua ada danau terindah di dunia. Hal ini diakui oleh utusan dari 157 negara ketika berlangsungnya Konferensi Danau Se-dunia yang dilaksanakan di India, pada tahun 2007 lalu (maaf kalau sudah pernah dibahas). Apalah pengaruhnya, kalau sampai saat ini orang Indonesia sendiri tidak tau apa itu Danau Paniai. Kenapa bisa begitu? Ehm... tak taulah....
Danau Paniai diketemukan oleh seorang pilot berkebangsaan Belanda, bernama Wissel, pada tahun 1938. Wissel tertarik untuk mendarat di kawasan danau tersebut, karena dia melihat sungguh sangat mempesona danau tersebut. Pada masa kolonial Belanda dulu, nama Wissel Meeren lebih terkenal daripada Danau Paniai. Wissel Meeren memiliki arti danau-danau Wissel.
Panorama Danau Paniai memang sangatlah indah, air danau yang biru, serta suasana yang asri mampu menenangkan jiwa. Danau yang berukuran 14.500 hektar ini memberi banyak ruang untuk para wisatawan untuk memilih lokasi yang pas untuk menikmati panorama. Hal ini juga dimanfaatkan para photographer untuk mengambil gambar.
Di kawasan ini, juga terdapat keramba aneka jenis ikan air tawar yang terdapat di tepi Danau Paniai. Nah, disinilah kita dapat membeli ikan segar dan langsung disantap di lokasi. Kalau mau dibawa pulang juga ga masalah. Selain itu, ada kesenian yang disuguhkan oleh masyarakat setempat. Ehm benar-benar kawasan yang kaya potensinya.






